Tesla Menambahkan 10.000 GPU Nvidia H100: Langkah Besar Menuju Full Self Driving

Elan Su
5 Min Read
5 Min Read

Berbagai inovasi teknologi terus bermunculan, dengan Tesla selalu di garis depan, mengejar otomasi penuh pada kendaraannya. Dalam misi terbaru mereka untuk menciptakan mobil yang sepenuhnya otomatis, Tesla memanfaatkan kecanggihan teknologi Nvidia dengan menambahkan cluster komputasi GPU Nvidia H100 sebanyak 10.000 unit. Keberadaan cluster canggih ini diungkapkan oleh Tim Zaman, seorang Engineer AI dari Tesla, melalui cuitannya di Twitter. Diharapkan, cluster ini akan mengoptimalkan data yang dikumpulkan oleh mobil Tesla dan mempercepat evolusi fitur mengemudi otomatis penuh (FSD).

Sejak 2016, Tesla telah memberikan gambaran akan kemampuan mengemudi otomatis, namun hingga kini, fiturnya lebih mirip dengan super cruise control, di mana pengemudi masih harus tetap waspada dan memegang setir.

Keseriusan Tesla dalam mewujudkan kendaraan otomatis sepenuhnya tampak dari keseriusan Elon Musk, CEO Tesla. Beliau berkomitmen mengalokasikan dana besar untuk tujuan ini. Sebagai bukti, Tesla berencana menginvestasikan sebesar $1 miliar untuk pengembangan superkomputer Dojo mereka. Superkomputer ini khas, dilengkapi dengan 15kW Dojo Training tiles, yang dirancang khusus oleh Tesla dan diproduksi oleh TSMC.

Selain itu, pada 2021, Tesla sudah membangun sistem dengan 5,760 GPU, meningkatkan kapasitas komputasi mereka hingga 1,8 exaFLOPS. Musk sendiri menyatakan, andai saja Nvidia dapat menyediakan GPU dalam jumlah yang lebih besar, Tesla mungkin tidak akan membutuhkan Dojo.

Salah satu keunggulan dari cluster terbaru Tesla adalah kapasitasnya yang dua kali lipat dari sebelumnya, dengan performa yang tiga kali lebih mumpuni. Sistem ini diperkuat dengan kapasitas penyimpanan yang mengagumkan, mencapai lebih dari 200 petabyte. Yang menarik, Tesla memilih untuk tidak bergantung pada penyedia cloud besar seperti Microsoft atau Google, namun memutuskan untuk membangun dan mengelola semuanya sendiri di fasilitas mereka.

Dalam cuitan lainnya di Twitter, Zaman menyatakan bahwa memiliki dan mengelola sistem secara independen tentunya lebih kompleks daripada sekadar menyewa. Namun, keputusan ini menggarisbawahi ambisi Tesla untuk terus memperkuat fondasi teknologi mereka. Langkah berani ini, tanpa diragukan, akan membawa Tesla semakin dekat dengan realisasi kendaraan otomatis sepenuhnya di masa depan.

Kesimpulan

Dalam era otomotif yang semakin didominasi oleh teknologi, Tesla tidak hanya berkomitmen pada otomasi, tetapi juga pada kekuatan komputasi yang diperlukan untuk mewujudkannya. Pemanfaatan cluster komputasi GPU Nvidia H100 sebanyak 10.000 unit merupakan sinyal kuat tentang sejauh mana Tesla bersedia berinvestasi untuk mendapatkan keunggulan teknologi. Ini bukan hanya tentang mengemudi otomatis, tetapi juga tentang kapabilitas pemrosesan yang luar biasa yang diperlukan untuk memperhalus fitur tersebut. Di tengah investasi lainnya, keputusan untuk memasukkan teknologi GPU canggih ini menyoroti betapa seriusnya Tesla dalam mendorong batas inovasi. Dengan tekad dan investasi seperti ini, Tesla tampaknya akan terus memimpin jalan menuju masa depan otomotif yang sepenuhnya otomatis.


Glosari

  • Cluster Komputasi: Sebuah kelompok dari komputer yang bekerja bersama-sama dan dianggap sebagai satu sistem. Tujuannya biasanya untuk meningkatkan kinerja dan menyediakan redundansi jika ada kegagalan pada satu komponen.
  • Dojo: Sebuah superkomputer yang dikembangkan oleh Tesla untuk keperluan pelatihan AI dan pemrosesan data skala besar. Dojo dilengkapi dengan “Dojo Training tiles”, komponen khusus yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi pemrosesan.
  • exaFLOPS: Satuan pengukuran performa komputasi. Satu exaFLOPS setara dengan satu kuintiliun (10^18) operasi floating-point per detik. Ini merupakan indikator dari kemampuan pemrosesan superkomputer.
  • GPU (Graphics Processing Unit): Sebuah prosesor khusus yang dirancang untuk mengakselerasi pemrosesan grafis. Di luar fungsinya untuk grafis, GPU juga digunakan dalam komputasi paralel seperti pemrosesan data AI.
  • GPU Nvidia H100: Sebuah model GPU terbaru dari Nvidia yang menawarkan performa tinggi untuk berbagai keperluan komputasi, termasuk AI.
  • Mengemudi Otomatis Penuh (FSD – Full Self Driving): Sebuah fitur atau set fitur yang memungkinkan kendaraan untuk mengemudi sendiri tanpa intervensi manusia. Hal ini berbeda dari fitur bantuan mengemudi seperti cruise control.
  • Petabyte: Satuan penyimpanan data yang setara dengan 1 juta gigabyte. Ini merupakan indikator dari kapasitas penyimpanan data.
  • Super Cruise Control: Sebuah fitur bantuan mengemudi yang memungkinkan kendaraan untuk mengikuti jalur dan kecepatan tertentu tanpa perlu intervensi pengemudi secara konstan. Namun, pengemudi tetap harus waspada dan siap mengambil alih kontrol kapan saja.
  • TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company): Salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia yang memproduksi berbagai komponen untuk perusahaan teknologi, termasuk chip untuk Tesla.